Sembelit Otak Menyerang? Coba 5 Cara Ini Agar Terus Dapat Ide
Bagi beberapa orang, mendapat ilham berupa ide adalah hal yang luar biasa. Terutama bagi seorang penulis amatir seperti aku ini. Memang ide itu kadang tiba-tiba datang tanpa dicari, tetapi ada saatnya otak sedang sembelit dan menolak untuk mengeluarkan ide. Sebagai makhluk hidup yang dikaruniai akal, kita harus pandai dalam mengatur otak agar terus menerus memiliki kesempatan untuk memunculkan ide. Tidak secara instan tapi bisa diakali dengan mencoba beberapa cara berikut ini untuk bisa memicu munculnya sebuah ide:
1. Ubah Otak Dalam Keadaan Chill mode
Otak merupakan salah satu organ yang akan terus aktif bahkan saat kita tertidur. Hal ini terkadang otak memerlukan 'reset' untuk menormalkan kerja otak agar tidak terlalu terbebani. Contoh hal kecil yang bisa kita lakukan adalah dengan mengubah otak dalam chill mode.
Chill mode atau mode santai ini bisa menjadi salah satu metode untuk membantu otak memproses semua informasi yang ada di kepala kita dan membentuknya menjadi sebuah ide. Proses ini memerlukan pikiran yang tenang dan juga konsentrasi. Jadi, chill out dulu gak sih?
2. Perbanyak Mengumpulkan Informasi dan Pengetahuan
Tuhan menciptakan otak kita dengan sistem penyimpanan yang luar biasa. Kapasitas otak kita diperkirakan dapat menyimpan data setara 1 juta gigabit. Wah, luar biasa!
Maka dari itu, selalu biasakan otakmu untuk menyimpan informasi dan pengetahuan yang sekiranya bermanfaat. Berbagai teknik bisa kita gunakan untuk menambah informasi tersebut. Tidak harus dengan membaca tetapi dengan teknik melihat dan mengamati pun bisa digunakan. Perlu diingat bahwa kita memiliki kontrol penuh terhadap konsumsi dan pemilihan informasi yang akan di simpan di otak.
Nah, dari banyaknya informasi yang terkumpul di otak kita, otomatis informasi dan pengetahuan tersebut bisa memicu munculnya suatu ide atau gagasan baru.
3. Kekuatan Imajinasi
Hayo ngaku yang sering bikin fake scenario sebelum tidur? Aku termasuk salah satunya kok. Ternyata dengan berimajinasi ini juga bisa memicu otak untuk memunculkan ide lho. Tidak dipungkiri, kadang otak perlu istirahat dari dunia nyata. Makanya, otak dibekali dengan kemampuan untuk menciptakan visual semu.
Kemampuan berimajinasi ini merupakan keahlian otak untuk membayangkan suatu objek atau situasi tanpa harus melihat dan mengalaminya secara langsung. Berimajinasi diyakini dapat menambah perspektif baru dalam penciptaan sebuah ide. Tetapi perlu diingat, karena ini masih berupa 'bayangan' maka tidak serta merta bahwa yang kita bayangkan tersebut akan sesuai dengan kenyataan. Jadi, tetap harus realistis ya!
4. Amati, Tiru, dan Modifikasi Ide
Pengembangan ide tidak ada salahnya kok. Hanya saja perlu menelisik dari berbagai sudut pandang untuk mendapatkan suatu perspektif baru dari sebuah ide. Jangan sampai plek ketiplek karena pencurian ide itu sangat nyesek, Neng. Udah susah payah mencari ide tapi orang lain yang mengambil credits. Menangis gak tuh?
Proses memodifikasi ide ini memiliki tahapan tahapan yang sedikit lebih rumit. Karena dengan diksi "memodifikasi" ini, artinya kita mengembangkan sebuah ide yang pernah ada menjadi sesuatu yang baru. Perlu berbagai pertimbangan untuk mengaplikasikannya. Apalagi jika kamu menciptakan ide itu untuk tujuan komersil. Tetep hati-hati yaa!
5. Pilih Tempatnya
Setelah bertapa dua hari dua malam di kasur tapi ide tak muncul juga kayanya perlu bertapa ke kamar mandi deh. Seriusan! ada satu artikel dari Voi.id yang membahas tentang korelasi antara buang air besar dan kemunculan sebuah ide.
Pada intinya, artikel ini menyebutkan bahwa saat kita sedang buang air besar otak kita memiliki gelombang alpha. Gelombang ini muncul ketika kondisi kita dalam keadaan rileks. Gelombang ini ternyata meningkatkan konsentrasi otak dan membuat emosi menjadi stabil. Maka dari itu dalam kondisi ini otak mampu memunculkan ide ide yang cemerlang. Ternyata beneran ada studinya ya!
Pemilihan tempat ini berpengaruh pada kemunculan ide. Beberapa orang ada yang senang mencari ide di keramaian, seperti di cafe, pasar, atau konser. Ada juga yang memilih tempat yang lebih tenang seperti di kamar, perpustakaan, dan lain-lain. Di mana pun tempatnya, sebaiknya memilih tempat terbaik yang menurutmu bisa membuat kamu rileks sehingga dapat menciptakan ide ide yang cemerlang.
Cara-cara di atas mungkin bisa sedikit memberi gambaran bagaimana mencari sebuah ide. Memang benar, pencarian ide itu lebih susah daripada eksekusinya. Perlu pendekatan dan pengamatan dari berbagai sisi untuk mendapatkan sebuah ide. Ide tidak harus baru tetapi bagaimana akhirnya kita dapat mengeksekusinya dengan baik dan menghasilkan sebuah hasil yang memuaskan. Semangat yaa!

Comments
Post a Comment