bagaimana rasanya ditaksir oleh seseorang?

https://unsplash.com/photos/black-metal-grill-with-be-love-ed-text-FH-xXwv7eZg

Salah satu hal yang mungkin jarang dirasakan seseorang adalah ditaksir orang lain. Mungkin sedikit jahat jika bilang seperti itu, tapi ada lho orang yang emang ngerasa belum pernah di taksir sama seseorang. Apa kamu juga merasakan hal itu?

Salah satu forum diskusi favoritku, Quora, sedikit memberikan insight bagaimana rasanya ditaksir atau disukai seseorang.  Dari beberapa jawaban yang aku baca, ada yang merasa senang ada juga yang merasa itu adalah hal yang mengganggu. Tentu saja faktor utamanya adalah, siapa yang menyukai dan hal apa saja yang dilakukan “pengangum” itu kepada si penulis jawaban.

Salah satu penulis bahkan mengaku hubungannya tidak bertepuk sebelah tangan dan mungkin akan berakhir di pelaminan. Ini salah satu kisah heart-warming yang aku baca di forum tersebut. Si penulis jawaban tersebut mengaku ditaksir oleh pria ganteng komandan Paskib dan anggota OSIS idaman semua wanita di sekolahnya. Bahkan, yang lebih mengharukan lagi, mereka berpacaran secara diam-diam agar tidak menyebabkan huru hara yang disebabkan oleh fans si pria tampan tersebut. Masa sekolah dengan segudang kisahnya yaa!j

Ada juga jawaban yang mengatakan bahwa disukai seseorang membuat dirinya menjadi skeptis terhadap sebuah hubungan. Si penulis mengaku bahwa dia sering menyukai orang lain terlebih dahulu ketimbang sebaliknya dan hubungan tersebut tidak berakhir dengan baik. Hal ini mungkin sedikit banyak yang membuat dirinya trauma akan suatu hubungan dan menimbulkan kemunculan pemikiran tersebut.

Jawaban lain saya dapatkan dalam forum yang sama tapi dalam bahasa Inggris. Beberapa dari mereka mengaku bahwa disukai seseorang itu adalah hal yang menyenangkan dan membanggakan. Bahkan ada yang mengaku bahwa dicintai seseorang itu dapat meningkatkan self-esteemnya.

Disisi lain, ada yang mengaku bahwa dicintai itu kadang bisa menyakitkan. Dia menulis bahwa euphoria yang didapatkan ketika dicintai seseorang itu bisa menyebabkan kebucinan berlebihan yang malah bisa menimbulkan sesuatu yang berbahaya nantinya.

Ada juga yang mengibaratkan bahwa dicintai seseorang itu sama seperti halnya menang sebuah undian lotre. Dia menjadi orang terpilih dari banyaknya pilihan yang sudah ada. Tetapi euphoria itu hanya sementara karena pada akhirnya dia harus mengorbankan hal-hal lain dan bahkan akan merasa insecure karena hadiah tersebut bisa menyebabkan ketakutan akan direbut orang lain. Pengandaian yang luar biasa!

Menurutku sendiri, di taksir seseorang rasanya memang menakjubkan. Apalagi untuk diriku yang sedikit hopeless romantic ini. Rasanya seperti menjadi trendsetter di kehidupan dia dan juga menjadi pusat pikiran dia. Siapa yang tidak bangga bahwa dirinya merasa diakui dan diperhatikan?

Tetapi, lebih besar dari perasaan itu mungkin akan timbul perasaan yang mengganjal. Seperti pengandaian tentang menang lotre itu, sikap insecure perlahan mulai muncul. Karena nanti akan ada saatnya mulai mempertanyakan kualitas diri sendiri.

Sebenarnya pertanyaan semacam itu tidak perlu di utarakan. Karena apa? Seseorang yang menaksir kita pasti ada hal yang membuatnya menarik. Entah itu sikap, pemikiran, paras, dan lain sebagainya. Mungkin fokus ke hal itu saja, karena terkadang jika kita bertanya lebih malah akan membuat kita berpikir berlebihan juga.

Dan jika kalian sedang dalam kondisi menaksir seseorang, ada baiknya jangan terlalu berlebihan. Yang terpenting adalah bagaimana cara kita mencintai dan menghormati diri kita sendiri sebelum mencintai orang lain.

 

Comments

Popular posts from this blog

Opinion Sharing: "Jangan Panggil Mbak!"

MERDEKA ATAS DIRI SENDIRI