Opinion Sharing: "Jangan Panggil Mbak!"
Sebagai Orjatul (Orang Jawa Tulen) yang merantau di Jakarta kadang suka bingung dengan dua kata sapaan ini. Waktu awal-awal di sini, aku belum paham kalo ternyata panggilan "mas" dan "mbak" mempunyai pergeseran makna yang cukup signifikan di kalangan warga lokal Jakarta. Sehingga, salah penyebutan panggilan terhadap orang lain di sini bisa menjadi bulan-bulanan mereka. Bahkan, beberapa tahun lalu sempat terjadi huru hara di media sosial X (Twitter) di mana seorang pelanggan ojol (ojek online) memberikan rating jelek kepada pengemudinya hanya karena pelanggan tersebut merasa tersinggung karena dipanggil "mbak". Ketika kejadian itu muncul, beragam komentar membanjiri posting an tersebut. Ada yang membela pengemudinya, ada juga yang tambah menghujat pengemudi ojolnya. Well , aku tahu banget kalo penduduk Jakarta itu berasal dari berbagai daerah. Fakta umum ini harusnya di pahami warganya dong. Karena dengan keberagaman itu, pastinya akan terjadi perbedaan d...