MERDEKA ATAS DIRI SENDIRI
Masih seputar kemerdekaan. Merdeka dalam arti sempit adalah bebas. Bebas yang dimaksud adalah dapat berdiri sendiri dan tidak berhubungan dengan pihak lain. Tidak ada yang namanya keterikatan dan ketergantungan dengan pihak tertentu itu namanya merdeka.
Dalam sebuah negara atau wilayah kekuasaan, merdeka
memiliki arti yang cukup powerful pengaruhnya.
Karena dengan adanya identitas wilayah atau negara yang sudah merdeka, mereka
bisa mendirikan sebuah pemerintahan atas dasar kemauan bangsanya sendiri.
Dalam skala sederhana, merdeka dapat dimiliki oleh setiap
individu manusia yang mampu untuk bergerak dan berekspresi sesuai keinginan
diri sendiri tanpa bergantung dengan orang lain. Tetapi tidak menutup
kemungkinan di luar sana masih ada yang susah untuk bisa memerdekakan diri
sendiri. Contohnya saja seorang people
pleasure.
Menjadi seorang people
pleasure, mengatakan “tidak” adalah suatu hal yang tabu dan perlu perjuangan
ekstra untuk mengeluarkan kata ajaib tersebut. Sebuah kata yang sebenarnya sederhana,
tetapi bisa berakibat fatal nantinya.
Setiap orang people
pleasure biasanya dibayangi oleh ketakutan akan pikiran orang lain
terhadapnya. Kebanyakan orang people
plesure ini beranggapan jika mereka mengatakan “tidak”, untuk suatu hal
yang sebenarnya tidak ingin mereka lakukan adalah suatu tindakan kejahatan. Atau
setidaknya mereka lah yang berpikir seperti itu.
Ketidakmampuan untuk mengatakan “tidak” ini adalah salah
satu tanda bahwa dirinya masih belum merdeka atas dirinya sendiri. Atas raga
nya sendiri. Atas pikirannya sendiri. Tentu saja hal ini tidak baik jika dibiarkan
begitu saja.
Jika pembiaran ini terus dilakukan akan menimbulkan suatu
ketidakpedulian atas hak dasar yang seharusnya didapatkan oleh diri sendiri. Hak
dasar tersebut adalah salah satu hadiah dari Tuhan yang dapat dinikmati oleh setiap
individu tanpa terkecuali. Salah satu hak yang dapat diperoleh untuk dirinya
sendiri adalah kebebasan dalam mengekspresikan emosi.
Kebebasan berekspresi adalah suatu anugrah dari Tuhan
karena kita sebagai manusia diberkahi emosi. Emosi ini bisa timbul karena
respon alami otak yang akan membuat kita bereaksi ketika menerima suatu
kejadian. Menahan emosi dan memblokir respon tersebut bisa berakibat fatal pada
diri sendiri. Mulailah untuk bisa memvalidasi emosi-emosi yyang muncul.
Dengan metode tersebut, seseorang dapat memperingan
kinerja otak dan tidak menimbulkan kegelisahan nantinya. Munculnya pikiran
pikiran negatif adalah hal yang wajar dan normal. Tetapi hal itu hanya terjadi
di dalam kepala saja. Semua orang bebas memiliki penilaian sendiri terhadap
sesuatu dan itu hak mereka.
Penilaian terhadap diri sendiri merupakan suatu hal yang
perlu dilakukan oleh setiap orang. Karena dengan melakukan itu, seseorang bisa
melakukan intropeksi diri dan berusaha untuk berubah menjadi lebih baik lagi. Selain
itu, dengan melakukan penilaian terhadap diri sendiri, seseorang bisa lebih
memerhatikan dan menghargai diri sendiri.
Menerima aspirasi dari orang lain sih boleh boleh saja, tetapi
diri sendiri lah yang lebih tahu tentang apa yang terjadi dalamnya. Yang terpenting tetap patuhi norma
yang sudah dibentuk.
Memiliki keinginan untuk memerdekakan diri sendiri adalah
salah satu bentuk dari self love dan
berani bersuara adalah bentuk dari validasi sebuah emosi. Jangan pernah takut jika
diperbudak oleh pikiran-pikiran negatif. Buang jauh-jauh dan segeralah bergegas
untuk menaklukkanya.

Comments
Post a Comment