tahu dirilah! jangan jadi tahu-tahuan

https://www.freepik.com/free-photo/office-worker-preparing-business-competition_28878090.htm#fromView=search&page=1&position=1&uuid=b4b70712-6d03-4ea3-874b-30bff21c1d69

Tahu diri adalah suatu sifat yang harusnya dimiliki oleh setiap orang. Dengan mengembangkan sikap tahu diri, seorang individu dapat lebih leluasa untuk menggali potensinya sendiri di tempat yang menurutnya lebih baik.

Tahu diri pada intinya adalah suatu proses di mana seseorang menyadari kedudukan dan posisi mereka dalam suatu lingkungan. Pemahaman tentang konsep tahu diri ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sosial dan juga karir.

Dalam praktiknya, belakangan ini tidak banyak orang yang menyadari betapa pentingnya sifat tahu diri. Sifat yang semestinya dimiliki oleh setiap orang. Sehingga akan menciptakan lingkungan yang nyaman dan toleran.

Tahu diri dan kepribadian

Sifat tahu diri ini juga dapat mencerminkan pribadi seseorang. Tinggi rendahnya sifat tahu diri ini dapat dilihat dari kebiasaan seorang individu terutama dalam bersosialisi dengan lingkungan sekitarnya.

Kita bisa ambil contoh, seseorang yang menekan klakson motornya keras keras saat mengantri di perlintasan lalu lintas. Padahal, dia menyadari betul bahwa lampu lalu lintas masih menyala merah. Hal ini membuktikan bahwa dia tidak tahu diri. Karena sebagai sesama pengendara dan pengguna jalan harusnya mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku. Selain itu, ketidaktahu diriannya itu menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang lain.

Sifat ketidak tahuan diri ini biasanya menimbulkan sifat-sifat tidak baik lainnya yang mengikuti. Karena dalam diri seseorang yang memiliki sifat tahu diri yang rendah, dia memercayai bahwa dia adalah baik dalam segala hal sehingga menganggap orang lain tidak lebih baik darinya. Ketidak tahuan diri ini dapat menimbulkan sifat sewenang wenang dalam berperilaku di lingkungan sekitarnya. Tak heran, beberapa kali kita menjumpai orang yang berperilaku tidak patut di tempat yang tidak seharusnya.

Melatih sifat tahu diri

Pada dasarnya sifat tahu diri dapat dilatih dengan menyadari kemampuan dan pemahaman tentang diri sendiri. Pemahaman konsep tahu diri ini dapat berkembang dengan sendiri jika kita mengetahui kadar kemampuan dan posisi kita di dalam sebuah lingkungan. Dengan mengetahui kemampuan dan posisi ini, kita bahkan dapat mengembangkan potensi yang kita miliki di tempat yang tepat.

Seperti misalnya dalam bidang pekerjaan. Seringkali, dalam memilih bidang pekerjaan tidak sesuai dengan kemampuan kita sehingga menimbulkan rasa minder dan juga rendah diri dengan rekan kerja lain yang lebih unggul. Dalam hal ini, kita merasa tidak tahu diri.

Dalam menyikapi masalah ini, sifat tahu diri diperlukan untuk memecahkan masalah ini. Ada kemungkinan-kemungkinan yang dapat diambil untuk pemecahannya. Seperti contohnya, memelajari lebih giat skill skill yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan di bidang tersebut. Cara ini dilakukan untuk mengejar ketertinggalannya terhadap rekan kerja yang lain, sehingga menjadi setara dengan mereka. Atau bisa juga lebih memilih resign dari pekerjaan tersebut dan mencari pekerjaan yang sesuai dengan bidang dan potensinya.

Sifat tahu diri ini juga menjadi acuan untuk pemecahan dalam beberapa masalah kehidupan. Sehingga sifat ini seharusnya harus dimiliki oleh setiap orang. Bisa dilihat dari contoh contoh di atas bahwa memiliki sifat tahu diri adalah sifat yang dapat meningkatkan value atas diri sendiri dan juga untuk menggali potensi yang dimiliki. Dengan terus memahami dan menerapkan konsep tahu diri, seseorang dapat menjadi lebih paham tentang dirinya sendiri dan juga dapat mengendalikan lingkungan yang sedang dia dalami. Maka dari itu jadilah pribadi yang tahu diri!

Comments

Popular posts from this blog

Opinion Sharing: "Jangan Panggil Mbak!"

MERDEKA ATAS DIRI SENDIRI

bagaimana rasanya ditaksir oleh seseorang?