tahu dirilah! jangan jadi tahu-tahuan
Tahu diri adalah suatu sifat yang harusnya dimiliki oleh
setiap orang. Dengan mengembangkan sikap tahu diri, seorang individu dapat
lebih leluasa untuk menggali potensinya sendiri di tempat yang menurutnya lebih
baik.
Tahu diri pada intinya adalah suatu proses di mana seseorang
menyadari kedudukan dan posisi mereka dalam suatu lingkungan. Pemahaman tentang
konsep tahu diri ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sosial dan juga
karir.
Dalam praktiknya, belakangan ini tidak banyak orang yang
menyadari betapa pentingnya sifat tahu diri. Sifat yang semestinya dimiliki oleh
setiap orang. Sehingga akan menciptakan lingkungan yang nyaman dan toleran.
Tahu diri dan kepribadian
Sifat tahu diri ini juga dapat mencerminkan pribadi
seseorang. Tinggi rendahnya sifat tahu diri ini dapat dilihat dari kebiasaan seorang
individu terutama dalam bersosialisi dengan lingkungan sekitarnya.
Kita bisa ambil contoh, seseorang yang menekan klakson
motornya keras keras saat mengantri di perlintasan lalu lintas. Padahal, dia
menyadari betul bahwa lampu lalu lintas masih menyala merah. Hal ini
membuktikan bahwa dia tidak tahu diri. Karena sebagai sesama pengendara dan
pengguna jalan harusnya mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku. Selain itu,
ketidaktahu diriannya itu menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang lain.
Sifat ketidak tahuan diri ini biasanya menimbulkan sifat-sifat
tidak baik lainnya yang mengikuti. Karena dalam diri seseorang yang memiliki
sifat tahu diri yang rendah, dia memercayai bahwa dia adalah baik dalam segala
hal sehingga menganggap orang lain tidak lebih baik darinya. Ketidak tahuan
diri ini dapat menimbulkan sifat sewenang wenang dalam berperilaku di
lingkungan sekitarnya. Tak heran, beberapa kali kita menjumpai orang yang berperilaku
tidak patut di tempat yang tidak seharusnya.
Melatih sifat tahu diri
Pada dasarnya sifat tahu diri dapat dilatih dengan
menyadari kemampuan dan pemahaman tentang diri sendiri. Pemahaman konsep tahu
diri ini dapat berkembang dengan sendiri jika kita mengetahui kadar kemampuan dan
posisi kita di dalam sebuah lingkungan. Dengan mengetahui kemampuan dan posisi
ini, kita bahkan dapat mengembangkan potensi yang kita miliki di tempat yang
tepat.
Seperti misalnya dalam bidang pekerjaan. Seringkali, dalam
memilih bidang pekerjaan tidak sesuai dengan kemampuan kita sehingga menimbulkan
rasa minder dan juga rendah diri dengan rekan kerja lain yang lebih unggul. Dalam
hal ini, kita merasa tidak tahu diri.
Dalam menyikapi masalah ini, sifat tahu diri diperlukan
untuk memecahkan masalah ini. Ada kemungkinan-kemungkinan yang dapat diambil untuk
pemecahannya. Seperti contohnya, memelajari lebih giat skill skill yang dibutuhkan
untuk menyelesaikan pekerjaan di bidang tersebut. Cara ini dilakukan untuk
mengejar ketertinggalannya terhadap rekan kerja yang lain, sehingga menjadi
setara dengan mereka. Atau bisa juga lebih memilih resign dari pekerjaan
tersebut dan mencari pekerjaan yang sesuai dengan bidang dan potensinya.
Sifat tahu diri ini juga menjadi acuan untuk pemecahan
dalam beberapa masalah kehidupan. Sehingga sifat ini seharusnya harus dimiliki
oleh setiap orang. Bisa dilihat dari contoh contoh di atas bahwa memiliki sifat
tahu diri adalah sifat yang dapat meningkatkan value atas diri sendiri dan juga
untuk menggali potensi yang dimiliki. Dengan terus memahami dan menerapkan konsep
tahu diri, seseorang dapat menjadi lebih paham tentang dirinya sendiri dan juga
dapat mengendalikan lingkungan yang sedang dia dalami. Maka dari itu jadilah
pribadi yang tahu diri!

Comments
Post a Comment