mengasah kebiasaan berpikir positif
Memulai suatu kebiasaan adalah hal yang sulit bagi beberapa orang. Tidak dipungkiri, bahwa membiasakan sesuatu yang baru adalah sebuah tantangan yang bahkan perlu pengorbanan. Beberapa orang berpendapat jika untuk mencapai sebuah tujuan baik yang paling sulit bukanlah prosesnya tetapi adalah kemauan dan hasrat untuk memulai prosesnya. Salah satu contoh kebiasaan baik itu adalah dengan membiasakan untuk berpikir positif.
Berpikir positif pada hakikatnya adalah melihat sisi positif dari suatu hal dengan tujuan untuk menemukan sebuah pemahaman yang lebih baik. Berpikir positif ini dapat memengaruhi otak untuk lebih termotivasi dan meningkatkan fokus dalam memahami sesuatu. Misalnya saja ketika mendapat sebuah masalah.
Dengan mengasah kemampuan berpikir
positif, kita akan mendapatkan celah penyelesaian dalam sebuah masalah. Beberapa
orang memang akan terpecah fokusnya ketika menghadapi sebuah masalah dan
terlalu memikirnya efek dari masalah tersebut.
Hal ini menyebabkan kemampuan fokusnya menurun dan akan
membiarkan pikiran-pikiran negatif merasuk ke dalam kepala. Pikiran negatif
itulah yang akan menimbulkan kekhawatiran dan kegelisahan dalam usaha pemecahan
masalah tersebut.
Distraksi hebat yang ditimbulkan oleh pikiran-pikiran
tersebut menutup sisi berpikir positif otak sehingga masalah tersebut seolah
olah tidak ada jalan keluarnya. Padahal dengan menilai suatu masalah dari sisi
positif bisa memicu otak untuk melihat celah untuk memperbaiki kerusakan yang
ditimbulkan.
Memulai kebiasaan berpikir positif ini, memiliki satu
kunci yaitu fokus pada ke sisi positif suatu hal. Seseorang yang memiliki
kesadaran untuk selalu berpikir positif cenderung lebih mudah merasa bahagia dan
lebih termotivasi daripada orang yang memiliki kecenderungan berpikir negatif.
Kebiasaan berpikir positif ini bisa dilakukan dengan membiasakan
kebiasaan kebiasaan positif juga. Seperti contohnya bermeditasi, membaca,
menulis, olaharaga dan hal hal produktif lainnya. Selain itu, pengaruh
lingkungan juga memiliki andil untuk membangun kebiasaan ini.
Pengaruh lingkungan dan pergaulan adalah suatu faktor yang
memengaruhi pribadi seseorang. Seseorang yang memiliki circle pertemanan yang
baik maka terbentuklah suatu pribadi yang baik dan begitu pula sebaliknya.
Mulailah dengan menciptakan lingkungan yang baik untuk
memicu berpikir positif. Terciptanya lingkungan yang positif akan mendukung seseorang
untuk melakukan hal yang positif.
Kebiasaan melakukan hal positif ini sebenarnya memiliki
banyak cara tergantung kesenangan individu. Yang terpenting adalah terciptanya
ruang untuk berpikir positif dan melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk diri
sendiri.
Satu hal lagi yang perlu diketahui untuk melakukan
kebiasaan ini adalah untuk melawan rasa takut. Rasa takut ini akan menghambat
proses dalam mencapai tujuan. Selalu berikan afirmasi positif untuk diri
sendiri dan tetap fokus untuk meraih tujuan. Sebuah masalah datang untuk
mendewasakan diri dan juga sebagai bekal pengalaman untuk masa depan.
Kebiasaan untuk memberikan afirmasi positif ini juga memicu
otak untuk membiasakan melihat sesuatu dengan pandangan yang positif. Mengenal sisi
baik diri sendiri adalah suatu hal yang baik dan itu juga mengasah dirimu untuk
berpikir positif.
Implementasi berpikiran positif ini juga membuat kehidupan
dalam keluarga, pertemanan dan karier menjadi lebih cemerlang. Karena kecenderungan
berpikiran positif ini tentu saja manfaatnya sangat baik bagi kehidupan
seseorang.
Seseorang yang sudah membiasakan hal ini akan lebih tenang
dan bijaksana dalam menyikapi sebuah masalah. Karena otak sudah terbiasa untuk
menilai sesuatu tidak hanya dengan satu sisi saja tapi dari berbagai sisi. Maka
dari itu, perlunya untuk membangun kebiasaan yang sangat bermanfaat ini.

Comments
Post a Comment